HARIANMEMOKEPRI.COM – Kodim 0315 Tanjungpinang meresmikan Jembatan Armco Garuda yang dibangun di Sungai Kangboi, Desa Toapaya Utara, Kecamatan Toapaya, Kabupaten Bintan, Sabtu (20/6/2026).

Kehadiran jembatan Armco tersebut diharapkan mampu memperlancar mobilitas masyarakat serta mendukung aktivitas ekonomi dan pendidikan warga setempat.

Jembatan Armco Garuda memiliki panjang 12 meter dan lebar 4 meter itu menghubungkan kawasan Kampung Kangboi Dalam dengan pusat pemerintahan Desa Toapaya Utara.

Infrastruktur tersebut menjadi akses vital bagi masyarakat yang selama ini harus menempuh perjalanan lebih jauh untuk menuju pusat desa.

Mewakili Dandim 0315 Tanjungpinang, Kolonel Inf Abdul Hamid, Pasiter Kodim 0315 Tanjungpinang Mayor Inf Sangkot mengatakan pembangunan jembatan berhasil diselesaikan dalam waktu 35 hari dengan progres mencapai 100 persen.

“Pembangunan Jembatan Armco di Kangboi Dalam telah dilaksanakan selama 35 hari sesuai batas waktu yang diberikan oleh komando atas. Alhamdulillah dapat diselesaikan meskipun kondisi cuaca tidak menentu,” ujar Mayor Inf Sangkot.

Ia menjelaskan, selain dua Jembatan Armco Garuda yang telah diresmikan, saat ini Kodim 0315 Tanjungpinang juga tengah mengerjakan empat unit jembatan beton lainnya dengan target penyelesaian dalam waktu yang sama.

“Kami masih memiliki target empat jembatan lagi yang harus diselesaikan. Dengan durasi pekerjaan 35 hari, diperkirakan seluruhnya rampung pada 4 Juli 2026,” katanya.

Mayor Inf Sangkot turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung proses pembangunan jembatan tersebut.

Menurutnya, sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan TNI menjadi faktor penting dalam percepatan pembangunan infrastruktur di wilayah pedesaan.

Ia juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga dan merawat jembatan yang telah dibangun agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.

“Jembatan Armco Garuda ini merupakan yang kedua yang diresmikan. Sebelumnya, jembatan serupa telah dibangun dan diresmikan di Sungai Mentras, Desa Toapaya Selatan. Mari kita jaga dan rawat jembatan ini agar terus memberikan manfaat bagi masyarakat,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Desa Toapaya Utara, Sayet, mengaku bersyukur atas terealisasinya pembangunan jembatan yang telah lama diusulkan melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) maupun penganggaran desa.

Menurutnya, sebelum jembatan dibangun, warga harus menempuh perjalanan sejauh 3 hingga 4 kilometer untuk mencapai pusat desa.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada pemerintah dan TNI yang telah merealisasikan pembangunan ini. Dengan adanya jembatan, akses warga maupun anak-anak sekolah menjadi lebih dekat dan mudah,” ujarnya.

Sayet berharap sinergi antara TNI, Polri, dan masyarakat terus terjalin dengan baik untuk mendukung pembangunan infrastruktur lainnya di Desa Toapaya Utara yang memiliki wilayah cukup luas dan masih membutuhkan perhatian pembangunan.

“Masih ada sejumlah infrastruktur yang perlu diperbaiki. Kami berharap dukungan dari semua pihak agar pembangunan di desa kami dapat terus berlanjut demi kesejahteraan masyarakat,” tutupnya.