Sementara itu, Kepala Desa Toapaya Utara, Sayet, mengaku bersyukur atas terealisasinya pembangunan jembatan yang telah lama diusulkan melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) maupun penganggaran desa.
Menurutnya, sebelum jembatan dibangun, warga harus menempuh perjalanan sejauh 3 hingga 4 kilometer untuk mencapai pusat desa.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada pemerintah dan TNI yang telah merealisasikan pembangunan ini. Dengan adanya jembatan, akses warga maupun anak-anak sekolah menjadi lebih dekat dan mudah,” ujarnya.
Sayet berharap sinergi antara TNI, Polri, dan masyarakat terus terjalin dengan baik untuk mendukung pembangunan infrastruktur lainnya di Desa Toapaya Utara yang memiliki wilayah cukup luas dan masih membutuhkan perhatian pembangunan.
“Masih ada sejumlah infrastruktur yang perlu diperbaiki. Kami berharap dukungan dari semua pihak agar pembangunan di desa kami dapat terus berlanjut demi kesejahteraan masyarakat,” tutupnya.

