Selain itu, Amsakar turut mengenang suasana perayaan HUT RI ke-80 tingkat Kota Batam yang berlangsung meriah, mulai dari pawai budaya dengan ribuan peserta, pawai obor yang memukau, hingga pengukuhan paskibraka yang khidmat.
“Ketika bendera Merah Putih dikibarkan, saya sempat menitikkan air mata. Begitu pula saat penurunan bendera, suasananya sangat menggetarkan. Spirit kebangsaan warga Batam sungguh luar biasa, ini yang membuat saya bangga,” tuturnya dengan penuh haru.
Menurutnya, momentum peringatan HUT RI harus dijadikan sarana memperkuat rasa persatuan sekaligus menumbuhkan semangat membangun Batam lebih baik.
“Kunci pemerintahan saat ini adalah sinergi dan kolaborasi. Mari kita jadikan momen ini untuk semakin kompak dalam mewujudkan Batam yang lebih maju,” pesannya.
Menutup kegiatan, Amsakar sempat berkelakar. Ia dengan ringan menawarkan diri jika ada yang ingin menantangnya bermain catur.
“Kalau ada yang mau menantang catur silakan, tapi jangan sampai mengganggu kredibilitas Walikota,” ucapnya, disambut tawa dan tepuk tangan peserta.

