Hingga Senin (16/3/2026), perkembangan perbaikan belum menunjukkan perubahan signifikan.
Pihak Diskominfotik masih menerima banyak keluhan dari masyarakat terkait gangguan jaringan tersebut.
Dari pihak Telkomsel, melalui admin Boy Sipayung, menyatakan bahwa laporan gangguan telah ditindaklanjuti dan saat ini tengah dikoordinasikan dengan vendor pelaksana, yakni PT Berca Hardayaperkasa.
“Keluhan sudah kami tanggapi dan sudah masuk dalam rencana pekerjaan oleh vendor. Kami terus berkoordinasi terkait jadwal perbaikan,” ujarnya.
Ia juga mengakui gangguan tersebut turut berdampak pada operasional Telkomsel.
“Ketika tower tidak berfungsi, Telkomsel juga mengalami kerugian. Kami akan terus berkoordinasi dengan vendor terkait kendala perbaikan,” tambahnya.
Sementara itu, Project Manager PT Berca Hardayaperkasa, Adhi, menjelaskan kerusakan terjadi pada perangkat koneksi jaringan di bagian atas tower, termasuk komponen transport, transisi LPU, serta konektor RJ pada kabel LAN.
“Kerusakan ada pada koneksi di bagian atas tower BTS. Sempat diperbaiki dan hidup, tetapi kemudian mati lagi. Saat ini kami perlu pengecekan ulang karena ada kemungkinan kerusakan lain,” jelasnya.

