Kepala Desa Rewak, Deva Syafutra, mengatakan jaringan 4G pada tower tersebut mulai tidak aktif sejak Januari 2026.
Pihak desa, kata dia, telah berulang kali berkoordinasi dengan Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Kepulauan Anambas untuk menindaklanjuti perbaikan.
“Kalau tidak salah sejak Januari 4G di tower itu sudah tidak aktif. Kami sudah koordinasi dengan Kominfo agar membantu menindaklanjuti ke pihak operator, karena tower ini menjadi penghubung tiga desa di Jemaja Barat dan masyarakat Kusik,” ujarnya.
Sementara itu, Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Diskominfotik) Kabupaten Kepulauan Anambas melalui staf bidang penyelenggaraan e-Government, Aprizal, menyampaikan pihaknya terus berkoordinasi dengan operator, yakni PT Telkomsel Tbk, serta teknisi lapangan terkait kerusakan tersebut.
“Memang sempat hidup beberapa hari, tetapi kemudian mati lagi. Informasi dari teknisi ada alat yang rusak, kemungkinan kabel di bagian atas. Saat ini mereka menunggu alat pengganti,” jelas Aprizal.

