HARIANMEMOKEPRI.COM – Suasana Kecamatan Jemaja kian semarak menjelang babak semifinal turnamen sepak bola dalam rangka peringatan HUT ke-80 Republik Indonesia.
Setiap sore, masyarakat dari berbagai desa tumpah ruah ke lapangan, memberikan dukungan penuh dengan sorak-sorai dan yel-yel khas suporter.
Sepak bola menjadi olahraga bergengsi di Jemaja, bukan hanya sekadar permainan, melainkan juga ajang gengsi dan kebanggaan antar-desa.
Memasuki babak empat besar, atmosfer semakin menegangkan. Empat tim terbaik berhasil melaju, yakni Keramut FC (Desa Keramut), KTTH (Desa Rewak), Rantau Bertuah FC (Desa Bukit Padi), serta Miranti dan Tulai FC (pengusaha lokal).
Keramut FC vs KTTH (Rewak) – Rabu, 17 September 2025 pukul 15.30 WIB
Rantau Bertuah FC vs Miranti dan Tulai FC – Kamis, 18 September 2025 pukul 15.30 WIB
Kapten Keramut FC, Dion, menegaskan bahwa timnya siap tampil habis-habisan demi membawa kebanggaan bagi Desa Keramut.
Sementara itu, kapten KTTH, Zakaria, menyatakan target utama timnya adalah lolos ke final dan membawa Desa Rewak ke puncak.
Di laga semifinal lainnya, Manajer Rantau Bertuah FC, Al Azmi, menekankan pentingnya kerja keras dan fokus penuh, sedangkan Manajer Miranti & Tulai FC, Munaryo, optimistis timnya mampu menumbangkan lawan
Selain sepak bola, turnamen voli juga tak kalah menyedot perhatian. Final voli akan berlangsung pada Jumat, 19 September 2025, dengan jadwal:
Final Putri: Air Biru vs Bandara
Final Putra: Padang Melang vs Padang Melang
Pertandingan voli digelar malam hari, menjadikannya tontonan favorit masyarakat Jemaja.
Ketua Panitia, Azuar, mengungkapkan rasa harunya melihat antusiasme masyarakat. Menurutnya, dukungan warga tidak hanya menyukseskan acara, tetapi juga meningkatkan perekonomian lokal melalui UMKM yang ramai di sekitar arena pertandingan.
“Perayaan tahun ini mendekati puncaknya. Semangat gotong royong warga Jemaja membuat semua tantangan bisa teratasi. Kami berharap kegiatan ini bisa terus digelar setiap tahun,” ujarnya.
Rangkaian puncak perayaan akan dilanjutkan
Malam Pentas Kesenian (17–19 September 2025)
Senam bersama & jalan santai berhadiah (20 September 2025 pagi)
Final sepak bola & malam puncak pembagian hadiah (20 September 2025 sore-malam)
Dengan semangat kebersamaan, turnamen olahraga ini tidak hanya menjadi ajang perebutan trofi, tetapi juga simbol persatuan antar-desa di Jemaja.

