HARIANMEMOKEPRI.COM – Wakil Bupati Kabupaten Kepulauan Anambas menghadiri kegiatan pemantauan hilal awal Ramadan 1447 Hijriah digelar Tim Hisab Rukyat Kementerian Agama Republik Indonesia Kabupaten Kepulauan Anambas di Masjid Agung Baitul Ma’mur, Selasa (17/2/2025).

Pemantauan hilal dilakukan dengan mengombinasikan metode hisab (perhitungan astronomi) dan rukyat (pengamatan langsung) menggunakan teleskop serta perangkat optik pendukung.

Tim Hisab Rukyat telah menyiapkan peralatan sejak sebelum matahari terbenam dengan fokus pengamatan di ufuk barat saat magrib hingga beberapa saat setelahnya sesuai prosedur yang berlaku.

Wakil Bupati Anambas menyampaikan bahwa kehadiran pemerintah daerah merupakan bentuk dukungan terhadap syiar Islam sekaligus memastikan penentuan awal Ramadan berjalan sesuai kaidah syariat dan ketentuan yang berlaku.

Ia juga mengapresiasi konsistensi Tim Hisab Rukyat yang setiap tahun melaksanakan pemantauan sebagai bagian penting penetapan kalender Hijriah.

“Pemantauan hilal ini memiliki makna penting bagi umat Islam karena menjadi dasar dalam menentukan awal ibadah puasa Ramadan,” ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Wakil Bupati turut menyampaikan ucapan selamat Hari Raya Imlek 1577 Kongzili kepada umat Tionghoa di Anambas serta mengucapkan selamat menyambut bulan suci Ramadan 1447 Hijriah bagi umat Muslim.

Ia menekankan pentingnya menjaga toleransi dan keharmonisan di tengah keberagaman masyarakat.

Menurutnya, momentum perayaan Imlek dan persiapan menyambut Ramadan mencerminkan harmoni sosial yang harus terus dijaga.

“Kita harus saling menghargai dan menjaga kerukunan. Inilah indahnya keberagaman di daerah kita,” tuturnya.

Selain itu, ia mengimbau masyarakat, khususnya nelayan, agar selalu memperhatikan kondisi cuaca dan informasi resmi dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika sebelum melaut, terutama menjelang bulan puasa.

Keselamatan menjadi prioritas agar nelayan dapat kembali dengan selamat dan berkumpul bersama keluarga saat berbuka puasa.

Kegiatan pemantauan hilal turut dihadiri unsur Pengadilan Agama Tarempa, Majelis Ulama Indonesia Kabupaten Kepulauan Anambas, BMKG Kabupaten Kepulauan Anambas, Nahdlatul Ulama, Muhammadiyah, Ikatan Persatuan Haji Kepulauan Anambas, DDII, IPMI, tokoh agama, serta KUA Kecamatan Siantan dan KUA Siantan Timur.

Selain bernilai keagamaan, kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi masyarakat terkait pentingnya ilmu falak dalam penentuan kalender Hijriah.

Tim Hisab Rukyat memberikan penjelasan singkat mengenai posisi bulan, ketinggian hilal, serta potensi visibilitas hilal di wilayah Anambas berdasarkan perhitungan astronomi.

Melalui pelaksanaan pemantauan hilal tersebut, pemerintah daerah berharap masyarakat Kabupaten Kepulauan Anambas dapat menyambut Ramadan 1447 Hijriah dengan kesiapan, kebersamaan, dan semangat meningkatkan kualitas ibadah, sekaligus terus menjaga kerukunan di tengah keberagaman