“Pemda terus berkomunikasi dengan operator seluler bagaimana tower operator reguler bisa terbangun di daerah pesisir kita, sehingga kualitas jaringan telekomunikasi bisa lebih baik dan merata,” ungkap Abdul Kadir.

Bagi masyarakat pesisir dan pulau-pulau kecil di Anambas, pembangunan tower operator reguler bukan hanya pembangunan infrastruktur semata. Lebih dari itu, hal tersebut menjadi simbol pemerataan pembangunan dan harapan akan konektivitas yang lebih setara. Meski dalam keterbatasan, warga tetap optimistis suatu hari nanti jaringan yang kuat dan stabil akan hadir, menyatukan jarak antarpulau dan membuka jalan menuju masa depan yang lebih baik. (*)