Menurut warga, jaringan yang stabil tak hanya memudahkan komunikasi, melainkan berdampak langsung pada pendidikan anak-anak, peluang usaha, hingga akses layanan publik berbasis digital. Terlebih, di beberapa titik sudah terpasang spanduk salah satu provider, namun kualitas jaringan yang dirasakan warga masih belum memenuhi kebutuhan harian.
Selain itu, Desa Air Bini memiliki potensi pariwisata alam yang cukup besar. Kejernihan pantai yang ideal untuk snorkeling serta keindahan air terjun menjadi daya tarik tersendiri. Warga percaya, jaringan internet yang lebih baik akan mendukung promosi wisata dan membuka peluang ekonomi baru.
“Kalau sinyal bagus, wisatawan bisa lebih mudah berbagi pengalaman. Promosi juga lebih cepat menyebar. Tentu ini berdampak pada ekonomi kami,” ungkap warga lainnya penuh harap.
Beberapa hari lalu, Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Kadin Kominfotik) Kabupaten Kepulauan Anambas, Abdul Kadir, ST, M.Si., turut menanggapi aspirasi tersebut saat berkunjung ke lokasi. Ia memastikan bahwa pemerintah daerah terus berkoordinasi dengan operator seluler nasional agar pembangunan tower operator reguler bisa menjangkau wilayah pesisir dan pulau terluar.

