Sementara Ketua IWOI Natuna, Baharullazi, menyebut penggunaan akun anonim untuk menyerang profesi dapat menjadi preseden buruk bagi demokrasi lokal.

“Jika ini dibiarkan, ruang publik akan dipenuhi narasi yang tidak akuntabel,” tegasnya.

Ketua SMSI Kabupaten Natuna, Doni Papilius, menambahkan bahwa somasi merupakan langkah proporsional sebelum menempuh jalur hukum.

“Kami memilih langkah hukum yang terukur dan sesuai prosedur. Harapannya ada klarifikasi dan penyelesaian yang baik,” ujarnya.

Gabungan organisasi wartawan menegaskan komitmen mereka menjaga independensi pers dan profesionalisme jurnalistik, sekaligus memastikan ruang publik tetap beretika dan berimbang.