Dari pemeriksaan tersebut, Sutomo mengatakan tidak ditemukan luka maupun memar pada tubuh pemain tersebut. Keterangan dari kedua pihak juga telah dikumpulkan oleh kepolisian.
“Tidak ada bekas luka maupun memar. Setelah kami ambil keterangan kedua pihak sudah sepakat hari ini akan kami jadwalkan untuk duduk bersama mencari solusinya,” ujarnya.
Sebelumnya, Kepala Desa Impol Yurnalis bersama Ketua BPD Impol Haryadi mendatangi Mapolsek Jemaja untuk menyampaikan laporan terkait dugaan pemukulan tersebut.
Yurnalis menegaskan pihaknya tidak mempersoalkan benturan yang terjadi antarpemain selama pertandingan.
Namun, pihaknya keberatan apabila kekerasan diduga dilakukan oleh orang yang bukan bagian dari pemain.
Ia berharap persoalan tersebut dapat diselesaikan secara baik dan sesuai ketentuan yang berlaku.
Pasca kejadian, Polsek Jemaja mengambil langkah antisipasi dengan menerbitkan Surat Perintah (Sprin) Penebalan Pengamanan.
Petugas juga telah menyampaikan imbauan Kamtibmas kepada pihak-pihak yang terlibat maupun penonton agar pertandingan berikutnya dapat berlangsung aman dan tertib.

