Sutomo menjelaskan bahwa sebelum pertandingan berlangsung, panitia telah menetapkan aturan yang disepakati dalam technical meeting.
Salah satu ketentuannya berkaitan dengan penonton yang masuk ke dalam lapangan.
Apabila penonton masuk ke lapangan dan melakukan tindakan pemukulan, terdapat sanksi maupun denda sesuai kesepakatan telah dibuat.
Dalam penanganan kasus tersebut, polisi juga telah mempelajari dua video yang beredar terkait insiden kericuhan.
Dari video tersebut, polisi mengaku telah mengidentifikasi pihak yang diduga berkaitan dengan kejadian. Meski demikian, pihak yang teridentifikasi belum dipanggil untuk dimintai keterangan.
“Sudah teridentifikasi dari dua video yang beredar, namun tadi malam karena kedua kesebelasan masih ramai di Mapolsek Jemaja, belum kami panggil,” jelas Sutomo.
Menurutnya, pemanggilan akan dilakukan setelah kondisi benar-benar kondusif. Langkah tersebut diambil untuk menghindari munculnya persoalan baru di tengah situasi yang masih memanas.
Polisi juga telah melakukan pemeriksaan awal terhadap pemain Desa Impol yang disebut menjadi korban dugaan pemukulan.

