HARIANMEMOKEPRI.COM – Bantuan sepatu sekolah yang disalurkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Anambas mendapat sambutan penuh syukur dari para orang tua murid.
Bantuan Sepatu ini dinilai sangat membantu meringankan beban ekonomi masyarakat, terutama bagi keluarga kurang mampu.
Salah satu penerima bantuan adalah Safarili, buruh serabutan asal Dusun 1 Sedanau, Desa Rewak.
Ia mengaku sangat berterima kasih atas perhatian pemerintah daerah terhadap pendidikan anak-anak di tengah kondisi ekonomi yang sulit.
“Terima kasih banyak atas bantuan sepatu ini. Di keadaan ekonomi yang sedang begini, bantuan dari Pemkab Anambas sangat membantu kami sebagai orang tua. Sudah lama kami tidak pernah mendapat bantuan, semoga dengan kepemimpinan Bupati Aneng, masyarakat kecil seperti kami tetap mendapat perhatian,” ujarnya.
Putri Safarili, Nita Meliani, siswi kelas 4 SDN 02 Rewak, tampak begitu bahagia saat menerima sepatu barunya.
“Senang sekali, Pak. Sudah lama saya minta ayah belikan sepatu, tapi ayah bilang belum bisa. Sekarang saya dapat sepatu baru, jadi makin semangat sekolah,” ungkap Nita dengan wajah ceria.
Menurut Safarili, bantuan ini bukan hanya meringankan beban, tetapi juga menjadi penyemangat bagi anak-anak untuk terus rajin bersekolah.
Dirinya berharap program serupa dapat dilanjutkan agar semakin banyak anak di Anambas yang merasakan manfaatnya.
Kepala SDN 02 Rewak, Iskandar, juga menyampaikan apresiasi kepada Pemkab Anambas.
“Harapan kami program ini akan berlanjut di masa kepemimpinan Bupati Aneng. Semoga beliau selalu diberi kesehatan dan kesuksesan dalam memimpin Anambas. Perhatian beliau pada pendidikan merupakan wujud nyata kedekatannya dengan masyarakat,” tuturnya.
Bupati Aneng sendiri dikenal memiliki komitmen besar dalam memajukan dunia pendidikan di Kepulauan Anambas.
Program bantuan perlengkapan sekolah diharapkan tidak hanya meringankan beban orang tua, tetapi juga meningkatkan semangat belajar anak-anak di seluruh pelosok daerah.
Dengan adanya dukungan nyata seperti ini, masyarakat optimis Anambas akan semakin maju, sementara generasi muda dapat menuntut ilmu tanpa terbebani keterbatasan fasilitas.

