Tanjungpinang – Diketahui dalam sebulan terakhir ini Provinsi Kepuluan Riau terjadi peningkatan jumlah terpapar virus Corona. Bahkan beberapa Kabupaten yang ada di Kepri sebelumnya dinyatakan nol jumlah pasien Corona kini seluruh Kabupaten yang ada di Kepulauan Riau didapati pasien yang terpapar corona bahkan hampir setiap hari pasien terpapar corona meninggal dunia.
Terutama kota Batam hampir setiap hari terjadi kematian akibat virus corona tersebut bahkan mencapai 5 hingga 8 pasien yang meninggal dunia dan di kabari adanya varian baru virus corona yang bernama virus B1617 yang lebih ganas dan dengan cepat mematikan.
Menurut keterangan Kadis Kesehatan Provinsi Kepulauan Riau Muhamad Bisri menjelaskan, terjadi peningkatan akhir bulan ini ada banyak sebab selain karena kelalaian dan kelengahan dengan mengabaikan protokol kesehatan, juga oleh para ahli mengatakan adanya Varian baru covid-19 yang lebih menular dan kini telah terjadi di daerah Malaysia, Singapura dan lebih parahnya lagi di daerah India dari pemberitaan televisi terdapat orang meninggal di mana-mana.
“Kalau varian baru belum ada laporannya ada di masyarakat Kepri. Termasuk yang meninggal. Tapi kita sudah kirim sampel secara berkala untuk memantau genomik virus sequence. Untuk melihat apakah ada varian baru,” terangnya.
Pengiriman sampel yang dimaksud Bisri terkait dengan kedatangan ribuan Pekerja Migran Indonesia yang masuk melalui pelabuhan Batam dan Sri Bintan Pura Tanjungpinang di khawatirkan membawa varian baru virus corona untuk itu para petugas penanganan Covid-19 telah mengambil sampel para PMI dan kini tinggal menunggu hasilnya.
“Ya, berarti dari hasil sampel yang kita kirim belum ditemukan varian baru , untuk menunggu hasil pemeriksaan rata-rata 10 hari,” tambahnya.
Jika sudah di vaksin bukan berati bisa melalaikan prokes karena di vaksin tidak menjamin untuk tidak tertular Covid-19. Untuk itu tetap paruhi prokes dan kurangi aktifitas di luar dan jauhi kerumunan suskeskan vaksinasi agar terputus penyebaran Covid-19.

