Tanjungpinang – Pemerintah Kota Tanjungpinang menggelar Musabaqoh Tilawatil Quran ke XVI tingkat Kota Tanjungpinang tahun 2022 di lapangan Pamedan Jln A Yani, Minggu ( 20/03 ) malam.
Pada MTQ tahun ini mengambil tema melalui MTQ XVI Kota Tanjungpinang kita bangun generasi Qurani yang cerdas dan berakhlakul karimah menuju Tanjungpinang yang beradab dan bermartabat.
Diawali dengan penampilan defile kafilah setiap Kecamatan didampingi oleh Official dan diiringi dengan pembacaan sinopsis. Pelaksanaan MTQ berlangsung selama lima hari mulai tanggal 20 – 25 Maret 2022.
Walikota Tanjungpinang Hj Rahma SIP dalam sambutannya menyampaikan Kegiatan ini Merupakan agenda rutin yang dilaksanakan untuk mencari juara sebagaimana biasanya di setiap yang diselenggarakan untuk mendukung sesuai dengan tema MTQ ini yaitu melalui MTQ tingkat Kota Tanjungpinang generasi yang cerdas dan berakhlakul karimah untuk umat muslim semakin mencintai dan meningkatkan kesadaran beragama
“Atas nama Pemerintah Kota Tanjungpinang saya mengucapkan selamat berjuang kepada para Qori Dan Qoriah, hafiz, Hafizah. Selain itu juga kegiatan ini merupakan ajang silaturahmi kepada semuanya pada masa pandemic yang lalu kita tida bisa membuat kegiatan seperti ini, ” jelas Rahma.
Pada kesempatan yang sama Gubernur Kepri Ansar Ahmad mengungkapkan musabaqah Tilawatil Quran tingkat Kota Tanjungpinang yang tentunya nanti hasil musabaqah ini akan dipertandingkan pada musyawarah musabaqah Tilawatil Quran tingkat Provinsi Kepulauan Riau yang Insyaallah akan dilaksanakan di Kabupaten Anambas.
“Ada beberapa tujuan dilaksanakannya musabaqah Tilawatil Quran antara lain tentunya ini sebagai ajang evaluasi bagi kita dalam menilai mengukur keberhasilan kegiatan kegiatan pendidikan Alquran di tengah-tengah masyarakat yang dilaksanakan banyak di desa/ kelurahan dan kecamatan hari ini di Kota Tanjungpinang kita seleksi, ukur dan evaluasi melalui musabaqah Tilawatil Quran tingkat Kota Tanjungpinang ini. Selanjutnya sudah disampaikan oleh Ibu Wali bahwa tujuan MTQ ini juga adalah untuk melahirkan generasi sarat dengan nilai-nilai Alquran generasi kita yang ke depan mampu menginternalisasi nilai-nilai Alquran di tengah masyarakat mampu menjadi contoh suri tauladan bagi masyarakat lainnya,” ungkap Ansar.
Tentunya membangun semangat masyarakat untuk mendorong anak-anaknya belajar membaca memahami dan mendalami nilai-nilai Alquran dengan baik.
“Ajang ini juga merupakan ajang kebersamaan bagi kita semua membangun silaturahim yang kuat memperkokoh ukhuwah islamiyah membangun persaudaraan dan kebersamaan yang kuat bersama saudara-saudara kita yang lain dengan memperkenalkan nilai-nilai Alquran di seluruh masyarakat kita,” pungkas Ansar.

