HARIANMEMOKEPRI.COM — Keberadaan masyarakat Minangkabau di tanah rantau tidak hanya menjadi bagian dari keberagaman budaya, tetapi juga menjadi ruang untuk terus menjaga adat, memperkuat persaudaraan, dan memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.

Semangat tersebut turut dijalankan LIMPAPEH Kota Tanjungpinang yang hadir sebagai wadah bagi kaum perempuan Minangkabau untuk mempererat silaturahmi sekaligus melestarikan nilai-nilai budaya di tengah perkembangan zaman.

Nama LIMPAPEH sendiri memiliki filosofi yang kuat dalam budaya Minangkabau. Istilah Limpapeh Rumah Nan Gadang menggambarkan perempuan sebagai sosok penting dalam menjaga keharmonisan keluarga serta keberlangsungan adat dan budaya.

Ketua LIMPAPEH Kota Tanjungpinang, Martias, mengatakan organisasi tersebut tidak ingin hanya menjadi tempat berkumpulnya kaum perempuan Minangkabau.

Lebih dari itu, LIMPAPEH diharapkan mampu menjadi wadah untuk berkarya dan memberikan manfaat bagi masyarakat, saat ini anggota LIMPAPEH Tanjungpinang sebanyak 23 orang