Sisi lain, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Tanjungpinang, Muhammad Nazri menyampaikan, peserta pawai budaya dan mobil hias berasal dari siswa SMP dan SMA, instansi vertikal, BUMN, sanggar seni, paguyuban, serta organisasi masyarakat.
“Ada sekitar 116 peserta memeriahkan pawai budaya dan mobil hias,” ujar Nazri.
Menurutnya, kegiatan ini bertujuan untuk memperkenalkan keragaman budaya dan suku yang ada di Tanjungpinang.
Baca Juga: Dalam Dialog Interaktif Jaksa Menyapa, Kejaksaan Tinggi Kepri Sampaikan Penerimaan CASN Tahun 2023
“Intinya untuk memperlihatkan bagaimana dari beragam budaya dan suku yang ada hidup berdampingan dengan harmonis,” tutur dia.
Pawai budaya dan mobil hias ini, tambah Nazri, diperlombakan dan dinilai langsung oleh tim juri dari dewan kesenian Tanjungpinang.
“Untuk hadiah masih belum bisa diinformasikan, karena surprise,” tutupnya.

