HARIANMEMOKEPRI.COM – Ketua Komisi II DPR RI, Muhammad Rifqinizamy Karsayuda bersama Kepala Arsip Nasional RI (ANRI) meninjau langsung dokumen bersejarah di Pulau Penyengat, Jumat (5/9/2025).

Kunjungan ini sekaligus disejalankan dengan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 H dan doa kebangsaan yang melibatkan masyarakat Pulau Penyengat.

Rifqinizamy menjelaskan, peninjauan dilakukan untuk memastikan upaya penyelamatan naskah kuno yang ditulis warga Pulau Penyengat sejak tahun 1800-an.

“Kami berkepentingan untuk menyelamatkan dokumen itu. Dokumen ini menjadi jembatan antara masa lalu dan masa depan,” ujarnya.

Ia menekankan, tanpa upaya restorasi maupun digitalisasi, naskah tersebut bisa menjadi benda mati dan terancam rusak.

“Kalau dokumen ini diperbaiki dan didigitalisasi, seluruh anak bangsa bahkan dunia bisa membacanya,” tambahnya.

Menurutnya, langkah tersebut menjadi bukti nyata bahwa peradaban Melayu Nusantara memiliki kualifikasi intelektual tinggi yang patut dilestarikan.

Sebagai tindak lanjut, Komisi II DPR RI memerintahkan ANRI untuk sementara waktu berkantor di Pulau Penyengat.