Hal itu dilakukan guna mempercepat proses eksersis, kolaborasi, dan pengarsipan dokumen bersejarah.

“Saya memerintahkan mitra kerja kami, Arsip Nasional RI, untuk tinggal beberapa hari di sini. Nanti akan ada eksersis, kolaborasi, dan intervensi anggaran APBN guna mendukung kegiatan pengarsipan di Pulau Penyengat,” tegas Rifqinizamy.