HARIANMEMOKEPRI.COM — Gebyar Melayu Pesisir (GMP) melalui Tanjungpinang Fest di gelar dari tanggal 24 hingga 27 Agustus 2023 di seputaran Jln Merdeka Tanjungpinang Kota, Kamis (24/2023).
Dalam Gebyar Melayu Pesisir tersebut terdapat Festival Kopi Merdeka dan Festival Budaya dengan isi berbagai stand bazar UKM/IKM serta bermacam hiburan tradisional.
Untuk stand bazar pada Gebyar Melayu Pesisir ini di isi 30 stand Kopi, 70 stand UMKM, Barengan, Joget Dangkong, Kuda Kepang, pembacaan syair, cerita hang Nadim, musik tradisi melayu, Workshop Kopi, E – Football Merdeka Cup.
Kemudian pada Gebyar Melayu Pesisir juga terdapat competition vocal grup, Lomba Merdeka Fashion Week, Red Carpet dan Pantun, penampilan artis Fira Cantika dan Irang Arkad (Boomerang Reload).
Pada kesempatan yang sama Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kepri Neng Sri Banojaya mengungkapkan program pengembangan UMKM Kantor Perwakilan Bank Indonesia Kepulauan Riau menyelenggarakan flagship event Gebyar Melayu Pesisir berfokus pada promosi produk unggulan.
“Kami informasikan bahwa kami bersinergi dengan beberapa OPD terkait untuk melakukan kegiatan kurasi produk unggulan. Dimana kegiatan puncaknya tanggal 26 September hingga 1 Oktober mendatang,” jelas Neng Sri.
Baca Juga: Dua Orang Pelaku Narkoba Dibekuk Polisi, 712 Gram Sabu dan 174 Butir Ekstasi Ikut Diamankan Petugas
Ia menambahkan kegiatan Gebyar Melayu Pesisir (GMP) tersebut berlangsung 7 Kabupaten/Kota. Termasuk Kota Tanjungpinang terakhir dilakukan, selain itu pihaknya mendukung para pelaku UMKM dan tentunya bisa mengumpulkan pengunjung serta pencapaian secara nominal.
“Selama kurang lebih pada 6 Kabupaten/Kota total kunjungan pada GMP mencapai 96 ribu orang pengunjung. Kita harapkan di Kota Tanjungpinang bisa mencapai 1 Milyar produk UMKM yang terjual. Tertanggal 21 kemarin produk UMKM yang telah terjual sebanyak Rp670 juta,”terangnya.
Pada kesempatan yang sama, Walikota Tanjungpinang Hj Rahma mengatakan bahwa Pemko Tanjungpinang berupaya dengan serius kepada pelaku usaha UMKM salah satunya bisa ikut bagian pada Gebyar Melayu Pesisir.
“Mudah-mudahan ini menjadi satu peluang yang lebih cepat tanggap respon. Tentu juga terimakasih kepada pelaku UMKM yang sudah ikut bagian daripada kegiatan ini, ” ucap Rahma.
Baca Juga: 46 Paket Bantuan Nelayan Diberikan Kepada Nelayan Sei Nyirih dan Sei Ladi Kelurahan Kampung Bugis
Rahma melanjutkan Pemerintah juga terus melakukan pembinaan baik melalui APBD dalam menumbuhkembangkan UMKM dari Hulu hingga ke Hilir tidak hanya sebatas ceremonial semata.
“Kami membantu dari hulu ke hilir tidak hanya ceremonial saja melainkan kami bantu sampai ke titik akar persoalan bahkan kami juga membantu mereka untuk menjemput label Halal. Tanpa label Halal mereka belum cukup untuk menjual produknya. Kami juga telah memberikan sarana prasarana bagi UMKM terutama kepada usaha kopi,”pungkasnya.

