HARIANMEMOKEPRI.COM — Celoteh Budak Sebauk menghibur masyarakat Tanjung Sebauk Darat, laut hingga Senggarang sekitarnya dengan menampilkan kesenian drama musikal yang dikemas dalam bentuk percakapan kehidupan sehari-hari.
Masyarakat Tanjung Sebauk, Senggarang dan sekitarnya menyaksikan secara antusias Pentas Seni teater Celoteh Budak Sebauk di Halaman SDN 008 Tanjungpinang Kota Tanjung Sebauk Darat Kelurahan Senggarang, Jumat (28/2023) malam.
Baca Juga: Siswa Siswi SMKN 01 dan SDN 005 Terima Sarapan Hingga Minuman Susu Dari Satgas TMMD Ke-117
Ketua Celoteh Budak Sebauk Ibu Erni mengucapkan rasa syukur dan terimakasih kepada semua pihak atas terselenggaranya pentas seni teater Celoteh Budak Sebauk terutama kepada Balai Pelestarian Kebudayaan wilayah IV Riau Kepri turut mensupport acara tersebut.
“Pengurus sanggar Celoteh Budak Sebauk mengucapkan terima kasih yang tidak terhingga kepada Balai Pelestarian Kebudayaan wilayah IV Riau Kepri yang telah mensupport acara kami malam hari ini terima kasih juga kepada Bapak Lurah sekarang yang selalu memberikan kami semangat yang tiada hentinya juga kepada semuanya khususnya warga Tanjung Sebauk Darat dan sekitarnya,” jelas Erni yang juga ketua RT 02/06 Tanjung Sebauk Darat.
Baca Juga: Daur Ulang Sampah Plastik Jadi BBM ? Ini Penjelasannya Dari DLH Tanjungpinang
Erni juga menjelaskan bahwa sanggar Celoteh Budak Sebauk ini berdiri sejak tahun 2005 dan tetap eksis hingga kini pada setiap acara ataupun undangan. Akan tetapi pada malam ini teater Celoteh Budak Sebauk bisa terlaksana atas dukungan dari semua pihak.
“Terima kasih yang tidak terhingga karena malam hari ini kami Celoteh Budak Sebauk berdiri sejak tahun 2005 namun selama ini kami pentas itu kalau diundang saja Pak kalau diundang kami mentas kalau diajak acara kami acara. Tetapi malam hari ini Celoteh Budak Sebauk kami bisa melakukan bisa membuat acara sendiri di tempat sendiri Alhamdulillah dengan dukungan dari semua pihak dari Balai pelestarian lingkungan dari bapak camat Pak Lurah dan semuanya Alhamdulillah terima kasih banyak,” ujarnya.
Baca Juga: Siti Bayu Khusnul Hatimah Angkat Suara Tentang Dirinya di PAW, Berikut Pernyataannya
Pada kesempatan yang sama Heriyadi perwakilan Balai Pelestarian Kebudayaan wilayah IV Riau Kepri mengungkapkan setidaknya terdapat 10 OPK (Objek Pemajuan Kebudayaan) ditambah lagi satu cagar budaya mulai dari tradisi lisan ada naskah kuno, upacara adat, ritus, kesenian, ada bahasa, permainan dan olahraga tradisional.
“Salah satu bentuknya adalah memfasilitasi seperti ini jadi alhamdulillah dari sanggar pada tahun ini mendapatkan bagian dari posisi itu tidak banyak yang dapat pada tahun ini tapi alhamdulillah salah satunya adalah sanggar Celoteh Budak Sebauk,” ucapnya.
Heriyadi melanjutkan karena apresiasi yang luar biasa dari masyarakat Tanjung Sebauk. Artinya memang mencintai budaya dan itu luar biasa tidak banyak di dunia ini pemuda-pemudi anak-anak semua negara yang mempunyai budaya sehebat Indonesia keragaman budaya luar biasa.
“Saya sering sampaikan dari aspek makanan tradisional saja kita luar biasa saya pernah mendengar dari salah seorang sastrawan dia berjalan di Eropa pagi hari itu dia berjalan di mana-mana dia dapatkan makanan itu dari roti roti dan roti namun kalau kita di Indonesia ini di Tanjungpinang ini kita akan temukan banyak sekali makanan jenis-jenis makanan tradisional dan itulah kekayaan budaya kita dan harus kita lestarikan,” pungkasnya.
Diketahui sanggar Celoteh Budak Sebauk ini di bawah binaan seorang guru kesenian SDN 008 Tanjungpinang Kota Hidayat Palansungka dan diperankan oleh anak anak asli Tanjung Sebauk. Penampilan Celoteh Budak Sebauk selalu membuat penonton ketawa atas kekocakan dari para pemain.

