“Terima kasih yang tidak terhingga karena malam hari ini kami Celoteh Budak Sebauk berdiri sejak tahun 2005 namun selama ini kami pentas itu kalau diundang saja Pak kalau diundang kami mentas kalau diajak acara kami acara. Tetapi malam hari ini Celoteh Budak Sebauk kami bisa melakukan bisa membuat acara sendiri di tempat sendiri Alhamdulillah dengan dukungan dari semua pihak dari Balai pelestarian lingkungan dari bapak camat Pak Lurah dan semuanya Alhamdulillah terima kasih banyak,” ujarnya.
Baca Juga: Siti Bayu Khusnul Hatimah Angkat Suara Tentang Dirinya di PAW, Berikut Pernyataannya
Pada kesempatan yang sama Heriyadi perwakilan Balai Pelestarian Kebudayaan wilayah IV Riau Kepri mengungkapkan setidaknya terdapat 10 OPK (Objek Pemajuan Kebudayaan) ditambah lagi satu cagar budaya mulai dari tradisi lisan ada naskah kuno, upacara adat, ritus, kesenian, ada bahasa, permainan dan olahraga tradisional.
“Salah satu bentuknya adalah memfasilitasi seperti ini jadi alhamdulillah dari sanggar pada tahun ini mendapatkan bagian dari posisi itu tidak banyak yang dapat pada tahun ini tapi alhamdulillah salah satunya adalah sanggar Celoteh Budak Sebauk,” ucapnya.
Heriyadi melanjutkan karena apresiasi yang luar biasa dari masyarakat Tanjung Sebauk. Artinya memang mencintai budaya dan itu luar biasa tidak banyak di dunia ini pemuda-pemudi anak-anak semua negara yang mempunyai budaya sehebat Indonesia keragaman budaya luar biasa.

