HARIANMEMOKEPRI.COM — Peristiwa kebakaran yang menghanguskan penampungan barang bekas di Jl Handjoyo Putro Km 9 ini diduga terjadi karena adanya pembakaran sampah di dekat bagian dapur ruang korban, Senin (20/2023) malam
Dari kejadian tersebut 4 unit Armada Pemadam Kebakaran Kota Tanjungpinang di kerahkan untuk melakukan pemadaman. Peristiwa ini terjadi sekitar pukul 19:30 Wib Gang Bukit Asri RT.03 RW.14 Kelurahan Batu IX Kecamatan Tanjungpinang Timur.
Baca Juga: Batam Homeware Craft Kembali Buka Lowongan Kerja, Cek Persyaratannya Disini
Kapolsek Tanjungpinang Timur AKP Adam Yulizar Sasono melalui Kanit Reskrim Ipda Apriadi yang turun ke lokasi menjelaskan sebanyak tiga orang saksi mata telah dimintai keterangan.
“Menurut keterangan saksi pertama, pukul 18:55 Wib pada saat itu saksi sedang mengawasi anak – anaknya yang sedang belajar, namun tiba-tiba dirinya mendengar suara istrinya berteriak minta tolong”
“Mendengar teriakannya tersebut saya bergegas keluar dan ternyata melihat rumah sebelah yang saya tempati terbakar lalu saya segera masuk kedalam rumah dan melihat dapur dibelakang rumah telah terbakar,” jelas Kanit Reskrim Ipda Apriadi, Selasa (21/2023).
Ipda Apriadi melanjutkan mengetahui hal tersebut saksi pertama langsung mengambil air dikamar mandi untuk memadamkannya dengan dibantu oleh saksi kedua serta warga sekitar, namun api tidak dapat dipadamkan.
Baca Juga: Bimbel Ghalesha Buka Lowongan Kerja Pada 4 Bidang Pekerjaan, Buruan Daftar Sekarang
“Pukul 19.30 wib, atas laporan masyarakat Piket Pawas Polsek Tanjungpinang Timur berserta piket fungsi langsung mendatangi TKP. Pukul 19.57 wib mobil damkar tiba di lokasi dan api berhasil dipadamkan dengan menggunakan 4 unit mobil Damkar,”jelas Ipda Apriadi.
Tidak ada korban jiwa dalam Kebakaran tersebut. Sedangkan jumlah kerugian yang dialami satu unit rumah semi permanen kurang lebih Rp100 juta.
Baca Juga: Mainkan Mobile Legend Bang Bang Lewat Komputer Sekarang Juga dan Kalahkan Musuh di Seluruh Dunia
Barang rongsokan kurang lebih Rp50 juta sehingga kerugian ditafsirkan seluruhnya lebih kurang Rp150 juta.
Lahan lokasi kebakaran adalah milik Nasaruddin yang saat ini bertempat tinggal di Jakarta yang disewa oleh korban yaitu Samsuri pertiga tahun Rp25 juta.***

