Riki menambahkan bahwa membangun Tanjungpinang tidak bisa dilakukan sendiri, melainkan harus melalui kolaborasi dan sinergi dari berbagai pihak.
“Tentu kita sadar, pekerjaan rumah (PR) Walikota tidak hanya di sini, masih banyak yang harus dibenahi agar aset-aset yang ada bisa dimanfaatkan lebih optimal,” katanya.
Meski saat ini pemerintah tengah melakukan efisiensi anggaran, Riki menyebut ada peluang besar untuk UMKM melalui program Asta Cita dari Presiden dan Wakil Presiden.
“Sebanyak 3.800 pelatihan khusus dan 15 kelas pertama diberikan oleh Menteri UMKM untuk Provinsi Kepri dan tujuh provinsi lainnya. Ini kesempatan emas bagi pelaku UMKM untuk meningkatkan kapasitasnya,” tutup Riki.

