Dengan tidak ditemukannya tanda tanda korban, maka tim SAR Gabungan bersama pihak keluarga, dan pihak Kelurahan menyepakati operasi SAR dinyatakan ditutup dan akan dilanjutkan dengan pemantauan.
Adapun kronologi kejadian ini bermula tanggal 4 Januari 2024, korban sejak sore hari sudah tidak berada di rumah diduga terbawa arus parit akibat cuaca hujan disertai banjir.

