Ia mengingatkan masyarakat agar tidak menggunakan air secara berlebihan mengingat potensi kekeringan masih meningkat selama musim kemarau.
Selain menghemat air, masyarakat juga diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran. Warga diimbau tidak membakar sampah kering maupun membuka lahan dengan cara membakar.
“Kita mengimbau agar berhemat air dan tidak membakar sampah yang kering, apalagi membuka lahan,” tegasnya.
Sebelumnya, BMKG memprakirakan sebagian besar wilayah Indonesia mulai memasuki musim kemarau sejak April hingga Juni, dengan puncak musim kemarau diprediksi berlangsung pada Agustus sampai September.
Kondisi tersebut membuat pemerintah daerah terus memperkuat pelayanan distribusi air bersih sekaligus mengajak masyarakat berperan aktif dalam menghemat penggunaan air.

