HARIANMEMOKEPRI.COM – Ritel nasional Indomaret berencana membuka sebanyak 25 gerai di Kota Tanjungpinang.

Pada tahap awal, tiga gerai pertama dijadwalkan mulai beroperasi pada Juni 2026 mendatang.

Rencana tersebut disampaikan Wali Kota Lis Darmansyah usai mengikuti dialog interaktif di RRI Tanjungpinang, Selasa (5/5/2026).

“Mereka rencana totalnya 25 gerai. Tahap pertama bulan Juni itu tiga gerai pertama di Km 10, kedua di Soekarno Hatta, dan ketiga sekitaran Sumber Rezeki Batu 10 Ganet,” ujar Lis.

Lis berharap kehadiran Indomaret dapat memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus meningkatkan kepercayaan investor untuk menanamkan modal di Tanjungpinang.

Menurutnya, proses hingga keluarnya persetujuan investasi Indomaret memakan waktu sekitar tujuh bulan.

“Artinya public trust atau kepercayaan orang untuk berinvestasi di Tanjungpinang cukup baik. Proses ini memakan waktu tujuh bulan sampai pada persetujuan kita,” jelasnya.

Selama proses tersebut, Pemerintah Kota Tanjungpinang juga memberikan sejumlah persyaratan kepada pihak Indomaret, di antaranya terkait pemberdayaan tenaga kerja lokal, dukungan terhadap kearifan lokal, serta membuka peluang kerja bagi masyarakat tempatan.

“Karena mereka melihat potensi anak-anak tempatan cukup bagus sekali, sehingga penuh percaya bahwa anak-anak tempatan memiliki potensi yang baik dalam bekerja di Indomaret,” tambah Lis.

Selain itu, Lis menyebut saat ini sudah ada 11 produk Industri Kecil Menengah (IKM) asal Tanjungpinang yang masuk ke jaringan Indomaret, meski masih didominasi produk makanan ringan seperti keripik tempe dan sejenisnya.

“Kedepan nanti kita lihat produknya bukan sekadar itu, tetapi melalui fasilitas Indomaret ini produk IKM kita bisa merambah ke tingkat nasional,” pungkasnya.