Ia juga menekankan pentingnya kesiapan spiritual bagi seorang juru sembelih halal.

“Orang yang tidak mampu membaca dua kalimat syahadat dan tidak menjalankan salat belum diperbolehkan melakukan penyembelihan hewan kurban,” tegasnya.

Saparilis berharap panitia qurban di seluruh wilayah Tanjungpinang dapat menjalin koordinasi dengan Juleha dan tenaga kesehatan hewan agar proses penyembelihan berjalan tertib dan sesuai ketentuan.

“Harapan kita, pelaksanaan kurban tahun ini berlangsung aman, sehat, bersih, dan halal sesuai syariat Islam,” tutupnya.