Disperindag Tanjungpinang pun terus melakukan pengawasan intensif kepada setiap agen dan pangkalan LPG 3Kg. Jika ditemukan pelanggaran, pihaknya akan memberikan teguran langsung.
“Kami menanyakan permasalahan yang terjadi ke agen dan pangkalan. Teguran diberikan tidak hanya kepada pangkalan, tetapi juga agen yang mendistribusikan ke pangkalan, sebagai bentuk pengawasan,” ucap Riany.
Terkait ketersediaan LPG 3Kg di Tanjungpinang, Riany memastikan stok sepanjang 2025 aman dan terpenuhi.
“Kondisi masih aman. Setiap bulan kami kumpulkan agen-agen untuk memantau stok. Jika ada kelangkaan, kami segera berkoordinasi dengan Pertamina,” pungkasnya.

