Terhentinya operasional dapur MBG ini berdampak langsung terhadap pelaksanaan program pemenuhan gizi bagi masyarakat yang menjadi sasaran program pemerintah tersebut.
Hingga kini, belum ada kepastian kapan distribusi makanan dapat kembali berjalan normal.
Sementara itu, Kepala KPPG Wilayah Riau, Sumatera Barat, dan Kepulauan Riau, Syarti Widya, memastikan proses pencairan anggaran sedang berlangsung di tingkat pusat dan diharapkan segera selesai dalam waktu dekat.
Menurutnya, dana operasional yang ditunggu-tunggu pengelola SPPG kemungkinan akan cair dalam beberapa hari mendatang sehingga aktivitas dapur dapat kembali berjalan.
“Ada beberapa dapur yang memang tutup sementara. Anggarannya sedang diproses dan kemungkinan cair antara hari ini atau paling lambat Senin, 15 Juni 2026,” kata Syarti.
Pihak pengelola berharap pencairan dana dapat segera terealisasi agar layanan MBG kembali beroperasi dan ribuan penerima manfaat dapat kembali memperoleh makanan bergizi sesuai program yang telah berjalan selama ini.

