Kondisi itu dinilai berpotensi mengganggu keselamatan pengguna jalan, termasuk pelajar dan wisatawan.

Para tokoh masyarakat berharap aparat penegak hukum dan instansi terkait dapat menindaklanjuti berbagai laporan yang telah disampaikan masyarakat.

Mereka juga meminta pengawasan terhadap sektor pertambangan diperketat guna mencegah praktik-praktik yang merugikan daerah.

Dalam kesempatan itu, Andi Cori menyebut aktivitas pertambangan yang legal seharusnya memberikan manfaat bagi daerah melalui penerimaan pajak dan retribusi.

Sebaliknya, aktivitas tambang ilegal berpotensi menghilangkan pendapatan negara sekaligus menimbulkan dampak sosial dan lingkungan.

Menutup konferensi pers, para tokoh masyarakat menyatakan komitmennya untuk terus mengawal persoalan tersebut dan mendorong penanganan yang transparan serta sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Mereka berharap pemerintah daerah, aparat penegak hukum, dan seluruh pihak terkait dapat bersinergi dalam menjaga kelestarian lingkungan serta memastikan seluruh aktivitas pertambangan di Kepulauan Riau berjalan sesuai aturan.