Lis menegaskan, jabatan dan pangkat pada akhirnya memiliki batas waktu. Namun, hasil kerja dan kebaikan yang diberikan kepada masyarakat dapat menjadi warisan pengabdian yang lebih bermakna.
“Jabatan akan berakhir, pangkat akan berhenti, masa kerja akan selesai. Tetapi kebaikan dan karya yang kita tinggalkan akan terus dikenang,” katanya.
Jangan Sampai Teknologi Hilangkan Kepedulian
Dalam kesempatan tersebut, Lis juga menyoroti perkembangan teknologi yang semakin memengaruhi sistem kerja pemerintahan.
Menurutnya, transformasi digital dan penggunaan teknologi seperti Artificial Intelligence (AI) merupakan bagian dari perkembangan birokrasi yang tidak dapat dihindari.
Namun, ia mengingatkan agar kemajuan teknologi tidak membuat ASN kehilangan nilai kemanusiaan dalam memberikan pelayanan.
“ASN boleh menggunakan AI, pelayanan boleh semakin digital, birokrasi semakin modern, tetapi jangan sampai teknologi membuat kita kehilangan hati,” tegasnya.
Lis menyebut masyarakat memang membutuhkan pelayanan yang cepat, tepat dan profesional. Akan tetapi, kualitas pelayanan tidak hanya ditentukan oleh kecanggihan sistem.

