“DPP Partai Golkar tidak akan melakukan intervensi di luar proses Musda yang sudah berjalan. Dari laporan panitia, sejauh ini baru ada satu calon yang mendaftar,” tambahnya.
Sementara itu, Gubernur Kepri yang juga politisi Partai Golkar, Ansar Ahmad, menekankan pentingnya konsolidasi internal partai pasca-Musda.
Ansar berharap kepengurusan baru mampu merangkul seluruh kader untuk memperkuat peran Golkar di tengah masyarakat.
“Setiap partai memiliki ideologi masing-masing. Namun bagi kita di Golkar, siapapun ketua terpilih nanti, mari kita konsolidasi kembali, merangkul seluruh kader untuk bersama-sama membangun Partai Golkar di Kepri agar semakin mendapat tempat di hati masyarakat,” ungkap Ansar.
Musda ini menjadi momentum penting bagi Partai Golkar Kepri dalam menentukan arah kepemimpinan dan strategi politik ke depan, sekaligus memperkuat soliditas internal partai di wilayah tersebut.

