Mendapat laporan dari masyarakat, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tanjungpinang langsung menerjunkan petugas ke lokasi untuk melakukan penanganan.

Pohon tumbang dipotong dan dievakuasi agar akses kendaraan dapat kembali normal.

Koordinator Lapangan BPBD Kota Tanjungpinang, Jarot Endratno, menjelaskan bahwa pohon tersebut diduga sudah dalam kondisi lapuk sehingga tidak mampu lagi menahan beban dan akhirnya roboh ke tengah jalan.

“Sebelumnya sudah kami pantau, namun untuk penanganannya membutuhkan peralatan khusus berupa skylift sehingga harus berkoordinasi dengan instansi terkait,” kata Jarot.

Ia menambahkan, terdapat dua korban dalam kejadian tersebut. Keduanya hanya mengalami luka ringan dan telah mendapatkan penanganan medis.

Sementara itu, salah seorang korban yang sempat pingsan kini dilaporkan dalam kondisi membaik.

“Ada dua korban, salah satunya seorang ibu yang sempat pingsan, namun secara umum keduanya hanya mengalami luka ringan,” tutupnya.