Cuaca cerah dan gelombang rendah sekitar 0,1 meter turut mendukung proses penanganan.
Tidak ditemukan korban jiwa maupun kerugian material signifikan. Insiden ini diduga dipicu oleh minimnya pengetahuan navigasi wilayah serta tidak tersedianya tanda pelayaran seperti pelampung suar (buoy) di area sekitar karang.
Kapolres Kepulauan Anambas, AKBP I Gusti Ngurah Agung Budianaloka, melalui Ps. Kasatpolairud Polres Kepulauan Anambas, Iptu Parlindungan Hasibuan, menegaskan pihaknya akan terus meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan dalam menangani setiap insiden di wilayah perairan Anambas.
Pihaknya bergerak cepat demi memastikan keselamatan kru dan keamanan pelayaran di wilayah Anambas.
Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya peningkatan navigasi serta ketersediaan rambu-rambu laut.
“Kami juga akan melakukan koordinasi intens dengan instansi terkait untuk mencegah kejadian serupa,” ujar Kasatpolairud.
Ia menambahkan bahwa edukasi kepada para nahkoda dan pelaku transportasi laut mengenai karakteristik perairan Anambas terus digencarkan untuk meminimalkan potensi kecelakaan.

