Yadi juga menyampaikan apresiasi kepada media yang telah mengangkat persoalan tersebut sehingga menjadi perhatian para pemangku kebijakan.
Menurutnya, pemberitaan mengenai kesulitan transportasi pelajar dapat menjadi bahan evaluasi sekaligus mendorong pemerintah daerah untuk segera mengambil langkah.
Persoalan transportasi ini menjadi semakin penting karena para pelajar Pulau Mepar harus menjalani perjalanan berlapis, mulai dari menyeberang menggunakan pompong hingga melanjutkan perjalanan darat menuju sekolah.
Masyarakat pun berharap pemerintah daerah dapat segera menghadirkan sarana transportasi darat yang layak dan berkelanjutan sehingga pelajar Pulau Mepar dapat memperoleh akses pendidikan yang lebih mudah dan setara.

