HARIANMEMOKEPRI.COM – Akses transportasi bagi pelajar asal Desa Pulau Mepar, Kecamatan Lingga, Kabupaten Lingga, kembali menjadi perhatian.
Meski telah tersedia transportasi laut berupa pompong sekolah, para pelajar masih menghadapi kendala saat melanjutkan perjalanan dari Pelabuhan Tanjung Buton menuju sekolah di Daik Lingga.
Kondisi tersebut mendapat perhatian dari Anggota Komisi II DPRD Kabupaten Lingga, Said Yardiansyah.
Politisi yang akrab disapa Yadi itu menyatakan akan menindaklanjuti persoalan tersebut dengan Pemerintah Kecamatan Lingga untuk mengetahui kendala sekaligus mencari solusi yang dapat direalisasikan.
“Kami akan follow up persoalan ini ke pihak Kecamatan Lingga. Dulu memang pernah ada pembahasan terkait bus sekolah. Kalau sekarang belum berjalan, tentu harus kita cari tahu apa kendalanya,” kata Yadi kepada Harianmemokepri.com, Sabtu (8/8/2026).
Untuk memastikan kondisi sebenarnya, Yadi langsung berkomunikasi dengan Camat Lingga, Sefi Hari Nugraha.
Dari hasil komunikasi tersebut, diketahui kendaraan sebelumnya direncanakan sebagai bus sekolah kini mengalami kerusakan cukup parah sehingga belum dapat digunakan.
“Informasi yang saya terima dari Pak Camat, kendaraan itu kondisinya sudah keropos dan tidak layak dioperasikan. Persoalannya juga belum ada anggaran untuk perbaikan maupun biaya operasional, termasuk BBM,” ungkapnya.
Yadi menilai persoalan tersebut tidak boleh dibiarkan berlarut-larut. Menurutnya, transportasi merupakan bagian penting dalam mendukung akses pendidikan, terutama bagi pelajar yang tinggal di wilayah kepulauan.

