Sebagian besar warga kota besar di Indonesia kini mulai mengalihkan perhatian mereka pada tren olahraga terbuka yang menggabungkan aktivitas fisik dengan kepedulian lingkungan secara langsung.
Gerakan berjalan santai atau berlari kecil sembari mengumpulkan ceceran sampah plastik di sepanjang jalan raya ternyata mampu membakar kalori secara lebih efisien dibandingkan joging biasa tanpa variasi gerakan.
Fenomena yang berasal dari Swedia ini memadukan gerakan menekuk lutut serta membungkuk secara berulang untuk mengambil botol bekas sehingga melatih otot tubuh bagian bawah secara efektif.
Para pegiat gaya hidup sehat di Jakarta dan Bandung sudah mempopulerkan kegiatan menarik ini setiap akhir pekan saat area bebas kendaraan bermotor dipadati oleh warga setempat.
Anda mungkin sering melihat sekelompok anak muda membawa kantong ramah lingkungan sambil berlari kecil menyusuri trotoar jalan protokol pada pagi hari yang sejuk dan cerah.
Variasi gerakan fisik seperti membungkuk dan memungut beban secara konstan membuat jantung berdetak lebih kencang serta mengoptimalkan pembakaran lemak dalam tubuh secara alami tanpa beban berlebih.

