HARIANMEMOKEPRI.COM – Operasi pencarian terhadap awak KM Ocean Three di perairan Kabupaten Natuna kembali membuahkan hasil.

Tim SAR Gabungan menemukan satu anak buah kapal (ABK) dalam kondisi meninggal dunia pada Senin (29/6/2026), sementara satu korban lainnya hingga kini masih dalam pencarian.

Korban ditemukan mengapung sekitar pukul 09.10 WIB di Perairan Pian Padang, Kabupaten Natuna, tepatnya pada koordinat 03°42.00′ LU dan 108°24.00′ BT.

Penemuan tersebut pertama kali dilaporkan oleh nelayan yang menjadi bagian dari unsur SAR Gabungan.

Menindaklanjuti laporan itu, Kantor SAR Natuna segera mengerahkan tim menggunakan Rigid Buoyant Boat (RBB) untuk melakukan evakuasi.

Kepala Seksi Operasi Kantor SAR Natuna, Budiman, mengatakan respons cepat dilakukan agar proses evakuasi korban dapat berjalan secepat mungkin.

“Setelah menerima laporan dari nelayan mitra Bakamla Ranai, kami langsung mengirimkan tim menuju lokasi penemuan menggunakan RBB untuk mengevakuasi korban,” ujarnya.

Jenazah kemudian dibawa ke Pelabuhan Penagi sebelum diserahkan kepada mobil jenazah Puskesmas Ranai untuk dipulangkan ke rumah duka.

Hasil identifikasi yang dilakukan bersama pihak keluarga melalui tanda lahir memastikan korban adalah Arip (20), ABK KM Ocean Three merupakan warga Desa Singgang Bulan, Desa Cemaga Utara, Kecamatan Bunguran Selatan, Kabupaten Natuna.

Kepala Kantor SAR Natuna, Abdul Rahman, menyampaikan apresiasi kepada para nelayan yang berperan aktif membantu proses pencarian dengan segera melaporkan penemuan korban.

Ia menjelaskan, dengan ditemukannya Arip, Tim SAR Gabungan kini memusatkan pencarian terhadap satu korban lainnya, Yoga (21), yang hingga kini belum ditemukan.

Sebelumnya, nahkoda KM Ocean Three, Wan Zaidan (47), telah berhasil diselamatkan dalam kondisi selamat oleh tim gabungan dari Lanal Ranai dan PSDKP.

Saat ini, operasi SAR masih terus berlangsung. Tim SAR Gabungan membagi area pencarian ke beberapa sektor dengan fokus penyisiran ke arah utara, mengikuti prediksi pergerakan arus laut, guna memperbesar peluang menemukan korban terakhir.