HARIANMEMOKEPRI.COM – Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Natuna mengerahkan satu unit Rigid Buoyant Boat (RBB) untuk melakukan operasi pencarian terhadap seorang nelayan dilaporkan hilang kontak di perairan Subi, Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau, Jumat (19/6/2026).

Kepala Kantor SAR Natuna, Abdul Rahman, mengatakan nelayan yang dicari bernama Arif (26), warga Kampung Tarayak, Desa Terayak, Kecamatan Subi.

Menurut informasi yang diterima, Arif berangkat pada Kamis (18/6/2026) sekitar pukul 13.00 WIB untuk mengantar ransum ke Kapal Lengkong.

Setelah itu, ia melanjutkan aktivitas melaut seperti biasa. Namun hingga Jumat, Arif belum kembali ke rumah dan tidak dapat dihubungi.

“Arif belum kembali dan belum dapat dihubungi. Berdasarkan informasi tersebut, Kantor SAR Natuna langsung merespons dengan mengerahkan unsur-unsur terkait untuk melaksanakan pencarian,” ujar Abdul Rahman.

Dalam operasi hari pertama, sejumlah unsur SAR turut dilibatkan, di antaranya masyarakat Desa Terayak, Pos Angkatan Laut Subi, Satuan Polisi Pamong Praja Kecamatan Subi, serta Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kecamatan Subi.

Tim gabungan melakukan penyisiran di sekitar lokasi yang diduga menjadi area terakhir keberadaan korban, yakni di sekitar koordinat 03°05.512’N 108°41.908’E.

Kantor SAR Natuna juga terus berkoordinasi dengan seluruh unsur terkait guna memperluas area pencarian dan meningkatkan peluang menemukan korban.

Hingga berita ini diterbitkan, Arif masih dalam pencarian. SAR Natuna mengimbau masyarakat nelayan beraktivitas di sekitar perairan Subi agar segera melaporkan kepada Kantor SAR Natuna atau pihak berwenang apabila menemukan informasi maupun tanda-tanda yang berkaitan dengan keberadaan korban.

“Kami mengharapkan partisipasi masyarakat untuk segera melapor apabila melihat atau menemukan petunjuk yang dapat membantu proses pencarian korban,” tutup Abdul Rahman.