Kepri HMK, Lingga — Tumpukan sampah yang berada di tepi jalan Hulu Nerekeh, Desa Nerekeh menjadi perhatian warga disela penerimaan Adipura oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lingga.

Pasalnya, disepanjang jalan lama ini banyak terdapat tumpukan sampah yang menggunung, sehingga pengguna jalan yang kebanyakan pengendara roda dua maupun roda empat dari arah Desa Musai ke Simpang Tanjung bungsu merasa terganggu.

Salah satu warga Desa Resun Pesisir yang sering melewati jalan tersebut mengatakan bahwa lokasi ini adalah tempat tumpukan sampah yang sudah lama digunakan oleh Pemkab Lingga.

“Kami masyarakat sudah lama memperhatikan hal ini, kami juga yang biasanya masih menggunakan akses jalan tersebut agak merasa risih, setiap ada kegiatan atau acara di Daik yang biasanya diselenggarakan pada malam hari, pasti besok paginya sudah bertumpukan sampah di pinggir jalan tersebut,” ungkap warga yang tidak mau disebutkan namanya kepada harianmemokepri.com, Minggu (27/19).

Lanjut warga tersebut, Pemerintah Kabupaten Lingga pada 14 Januari lalu baru saja menerima Adipura dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) sebagai piala penghargaan tentang kepedulian pemerintah terhadap kebersihan lingkungan. Namun nyatanya masih terdapat tumpukan sampah dibeberapa area di Kabupaten lingga.

Masih kata warga, salah satu contohnya adalah di pinggir jalan Hulu Nerekeh yang tidak hanya menimbulkan bau yang tidak sedap ketika tertiup angin, akan tetapi juga mengundang ratusan burung pemakan bangkai sehingga sampah kantong plastik dan lainnya berserakan di jalanan.

“Kadang ketika kami lewat disitu jadi agak ngeri, karena burung gagak pemakan bangkai bertaburan terbang di area tersebut sehingga sampah yang ada di situ pun naik ke jalan,” katanya.

Terpantau, warga sekitar berharap agar secepatnya ada tindak lanjut dari pemerintah terkait polemik sampah ini, sehingga Pemkab Lingga tidak hanya menerima Adipura saja, melainkan sesuai dengan etos kerja yang nyata, agar Lingga benar-benar menjadi kabupaten yang bersih dari sampah.

Penulis : Herdoni
 Editor  : Tomo