HARIAN MEMO KEPRI, TANJUNGPINANG – Hilangnya mata pelajaran Arab Melayu di lingkungan sekolah, membuat sebagian besar pelajar Kota Tanjungpinang “Buta Huruf” dalam pengetahuan mengenal aksara abjad jawi dan pengejaan dalam Arab Melayu. Karena itu, Lembaga Amanah Riau Hulu Kuala (Laruka) Tanjungpinang merasa kecewa yang mana pelajaran Arab Melayu merupakan salah satu identitas budaya melayu di Bumi Segantang Lada ini sedikit demi sedikit mulai terlupakan. “Dengan hilangnya pelajaran Arab Melayu disekolah, secara tidak langsung inilah tanda hilangnya salah satu identitas budaya melayu di Tanjungpinang,” ujar Ketua Laruka Tanjungpinang, Daeng Marzuki, Selasa, (29/2017). Arab Melayu Lanjutnya, adalah bahasa Melayu dengan menggunakan abjad jawi yang penulisannya di adaptasi dari aksara Arab yang disesuaikan sesuai kaidah penulisan huruf Arab. “Penulisan arab melayu hampir sama dengan tulisan arab, namun pembacaan serta penambahan huruf, serta ditulis tanpa menggunakan tanda baca, ya biasa disebut arab gundul,”lanjutnya. Dikisahkannya, Zaman dahulu, abjad jawi atau Arab Melayu memainkan peranan penting dalam masyarakat. Abjad ini digunakan sebagai media perantara dalam semua urusan tata usaha, adat istiadat, dan perdagangan. Sebagai contoh, huruf ini digunakan juga dalam perjanjian-perjanjian penting antara pihak raja Melayu dengan pihak Portugis, Belanda, atau Inggris. “Ini identitas kita, dari zaman kerajaan dulu arab melayu merupakan abjad dalam setiap penulisan surat menyurat, begitu mirisnya jika Arab Melayu dilupakan tanpa ada pelestarian sebagai identitas budaya,”ucapnya. Dia berharap, Pemerintah Kota Tanjungpinang, Melalui Dinas Pendidikan  dan Sekolah – sekolag di Kota tanjungpinang dapat kembali masukkan Mata pelajaran Arab Melayu sebagai Mata Pelajatan Tambahan. “Harapan kita agar Pelajaran Arab Melayu dapat kembali diajarkan disekolah-sekolah, miris jika anak-anak sekarang tidak bisa membaca aksara jawi, coba aja dites berapa banyak yang bisa membaca arab melayu, pasti banyak yang tidak mengerti lagi,” tutupnya. (CR003)

