HARIAN MEMO KEPRI, TANJUNGPINANG – Terkait pembangunan spandek oleh Organisasi Masyarakat (Ormas) Pembela Kesatuan Tanah Air Indonesia Bersatu (Pekat IB) Kepri disambut baik oleh warga dan zuriat ahli Yang Dipertuan  Muda (YDM)Johor-Pahang-Riau-Lingga Daeng Chelak. Dan, Lembaga Adat Riau Hulu Kuala (Laruka) Kepri yang notabene merupakan ahli zuriat mengucapkan terima kasih kepada Pekat IB. “Terima kasih banyak kepada seluruh pengurus Pekat IB yang sudah memperhatikan makam yang sudah menjadi cagar budaya serta icon Kepulauan Riau,” ucap Ketua Laruka Kepri, Daeng Marzuki, melalui Sekjend Laruka, Andi M. Syaiful Amri, saat ditemui harianmemokepri.com, Sabtu, (22/2017). Selain itu, warga melayu yang berada di Hulu Carang turut bangga bahwa ada yang perduli terhadap situs cagar budaya. “Kita yang menjadi masyarakat asli disini(hulu carang,red) berbangga hati karena baru ini ada keperdulian, bahkan pemerintah sendiri tidak perduli akan cagar budaya, dari kemarin janji pemerintah mau memperhatikan, sampai sekarang nihil,” ujarnya. Lanjutnya, dalam menjadi pelindung cagar budaya melayu Riau-Lingga, Laruka Kepri memang selalu mencari instansi yang ingin bekerja sama terkait pelindungan cagar budaya. “Dari dulu memang begitu, sangat sulit mencari yang mau sama-sama menjaga peninggalan nenek moyang kita, Alhamdulillah rekan-rekan dari Pekat IB sudah datang membantu, mudah-mudahan banyak lagi yang tergerak untuk melindugi situs cagar budaya,” paparnya. (CR003)

