Dalam waktu dekat Wawasan Hukum Nusantara akan melayangkan surat secara resmi ke presiden Prabowo Subianto guna mengevaluasi kinerja Gus Miftah yang dinilai tidak layak menjadi bagian dari utusan khusus presiden.

Menurut ketum WHN apabila permasalahan utama yang dihadapi bangsa Indonesia saat ini adalah minimnya literasi dalam hal ilmu pengetahuan.

“Jangan lagi agama dijadikan alat untuk mendapatkan popularitas serta materi.
Indonesia harus bangkit menjadi negara besar yang berpendidikan, jangan berikan panggung kepada orang-orang yang berpotensi merugikan Indonesia dimata Internasional,” ujarnya.

Maka dari itu Wawasan Hukum Nusantara mengutuk keras kata-kata tidak pantas yang dilontarkan oleh seorang yang telah dilantik jadi utusn khusus presiden.