Pada kesempatan itu, Danrem juga menyampaikan apresiasi terhadap insan pers sebagai mitra strategis TNI dalam membangun opini publik positif.
Ia menegaskan pentingnya verifikasi informasi sebelum dipublikasikan, menyusul adanya pemberitaan pembangunan Batalyon di Seram Bagian Barat yang ternyata tidak sesuai fakta lapangan.
“Kritik membangun selalu kami terima. Yang terpenting informasi akurat dan berimbang,” tegasnya.
Selain stabilitas keamanan, Brigjen Raffles turut menyinggung pentingnya peningkatan kesejahteraan ekonomi masyarakat, termasuk pemanfaatan program pemerintah seperti penguatan koperasi desa dan UMKM
“Kemandirian ekonomi lokal berdampak langsung pada stabilitas keamanan,” katanya.
Kegiatan Komsos ini juga menjadi momentum mempererat silaturahmi antara TNI dengan pemerintah daerah, tokoh agama, tokoh adat, pemuda, mahasiswa, UMKM, LSM, hingga insan pers. Ia berharap kegiatan serupa dapat digelar berkesinambungan.
“Kami ingin masyarakat melihat TNI bukan hanya sebagai penjaga keamanan, tetapi juga sahabat rakyat,” tutup Danrem.

