HarianMemoKepri.com, Nasional – Simpang siur terkait bendera yang Muhammad Zohri ini akhirnya dijawab jelas oleh Peter F. Gontha, Duta Besar Republik Indonesia untuk Polandia, melalui akun facebooknya juga menyampaikan terimakasih kepada Polandia atas pinjaman benderanya.

Diketahui, Asosiasi Atletik Polandia (PZLA – Polski Związek Lekkiej Atletyki / Polish Athletic Association) melalui akun resmi twitternya menyatakan bahwa bendera yang dipakai juara dunia 100 meter dari Indonesia (Lalu Muhammad Zohri) adalah bendera Polandia yang dipinjamkan oleh pihaknya.

?Złoty medal w biegu na 100 metrów zdobył w #Tampere2018 Indonezyjczyk .

Tak – ta flaga, z którą widać go na zdjęciu to polska biało-czerwona Nasza ekipa pożyczyła flagę, ale dziennikarzom odmówiła tłumaczenia z indonezyjskiego

Terjemah:

Medali emas dalam lari 100 meter dimenangkan di # Tampere2018 Indonesian .

Ya – bendera ini yang dapat Anda lihat dalam gambar berwarna putih-merah Polandia. “Kru kami meminjamkan bendera, tetapi wartawan menolak menerjemahkan dari bahasa Indonesia.”

Polandia memang salah satu peserta di Kejuaraan Dunia Atletik U-20 di Tampere.

Walaupun tidak termasuk dari 8 atlit yang ikut final di nomor lomba lari 100 meter putra yang dimenangkan Muhammad Zohri, namun atlit Polandia ikut di nomor-nomor yang lain.

Salah satunya Martyna Kotwiła atlit Polandia yang menjadi juara 3 (medali perunggu) di nomor lari 200 meter putri.

Jadi sudah clear bahwa bendera yang dipakai Lalu Muhammad Zohri memang bendera putih-merah Polandia yang kemudian dibalik menjadi merah-putih. (Red/Seword.org)