Nasional HMK, Papua — Aparat gabungan TNI-Polri terlibat kontak senjata dengan kelompok separatis bersenjata (KKSB) di Yigi, Kabupaten Nduga, Provinsi Papua, Selasa pagi.
Kapendam XVII/Cenderawasih Kolonel Inf Muhammad Aidi membenarkan kabar tersebut. Bahkan menurutnya ada dua anggota TNI yang terluka.
“Dua Anggota yang terluka akibat terkena tembakan yakni Pratu Budi, dan Praka Aswad, namun keduanya dalam kondisi stabil,” kata Kolonel Aidi seperti dikutip dari antara melalui merdekacom, Selasa (11/12).
Kontak tembak terjadi sekitar pukul 06.20 WIT. Kini kedua anggota TNI yang terluka itu masih berada pos Yigi.
Insiden kontak senjata itu terjadi saat pasukan gabungan TNI-Polri hendak mengejar para anggota KKSB yang pada 2-3 Desember lalu.
Belasan warga sipil korban pembunuhanKKSB itu merupakan para pekerja jembatan di jalur Trans Papua di Yigi, Kabupaten Nduga. Sedangkan anggota TNI yakni Serda Handoko sedang menempati pos jaga di Distrik Mbua.
Selain itu, KKSB juga melukai tiga orang karyawan dan dua anggota TNI/Polri yang hingga kini masih dirawat di RS Charitas di Timika. (Red/merdekacom)

