Ritual Cay Lan Gong sendiri telah punah di Tiongkok, namun diduga ritual dan namanya kemudian diserap ke dalam bahasa Indonesia, menjadi Jelangkung dan masih hidup karena hubungan negeri Tiongkok dan Nusantara yang telah berlangsung ribuan tahun.
Baca Juga: Pesugihan Warung Buk Leli di Jawa Timur Makan Korban Karyawan yang Masih Perawan, Cek Faktanya
Permainan Jelangkung berkembang menjadi berbagai versi di daerah Indonesia yakni :
1. Versi Jawa
Permainan Jelangkung dikenal dengan sebutan “nini thowong” atau Permainan ini tidak hanya dikenal sebagai permainan tradisional anak-anak, tetapi juga dilakukan sebagai usaha menjaga keselamatan desa dan menolak bala.
2. Versi Minangkabau
Permainan Jelangkung yang serupa dikenal orang Minangkabau disebut “Lukah Gilo”. Permainan ini dimainkan oleh seorang pawang atau “Dukun Lukah” dan satu sampai empat orang pemain yang bertugas memegang “lukah” tersebut. “Lukah” adalah alat untuk menangkap ikan air tawar yang terbuat dari bambu yang dianyam, bentuknya menyerupai vas bunga.

