Bahkan saat dirawat di RSAL Tanjungpinang, sekolah mengantarkan soal ujian ke rumah sakit agar Mustakim tetap dapat mengikuti ujian kenaikan kelas.

“Sebelum kejadian, Takim termasuk anak yang rajin dan aktif bersekolah. Karena itu kami berusaha agar dia tetap mendapatkan hak pendidikannya meskipun sedang dirawat. Alhamdulillah, tahun ajaran kemarin kami mengupayakan agar ia dapat naik ke kelas III,” ujar Uspilina.

Ia menambahkan, pihak sekolah akan berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan Kabupaten Lingga apabila kondisi Mustakim belum memungkinkan mengikuti kegiatan belajar mengajar secara normal pada tahun ajaran baru.

Bagi keluarga, bantuan diberikan berbagai pihak tidak hanya meringankan beban biaya pengobatan, tetapi juga menjadi penyemangat untuk melewati cobaan yang dialami.

“Kami berharap Takim bisa segera pulih, kembali bersekolah, bermain, dan menjalani kehidupan seperti anak-anak lainnya. Sekali lagi kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang sudah membantu keluarga kami. Jasa dan kebaikan itu tidak akan pernah kami lupakan,” tutup Kadri.