HARIANMEMOKEPRI.COM – Keluarga Mustakim (8), bocah korban kebakaran akibat lampu pelita di Dusun Serteh, Desa Kelumu, Kecamatan Lingga, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan bantuan selama proses pengobatan putra mereka.

Setelah menjalani operasi dan perawatan selama sekitar 35 hari di Rumah Sakit Angkatan Laut (RSAL) Tanjungpinang, kondisi Mustakim yang akrab disapa Takim kini berangsur membaik.

Ia bahkan sudah mulai dapat berjalan, meski masih harus menjalani proses pemulihan lanjutan.

Ayah Mustakim, Kadri, mengaku keluarganya tidak akan pernah melupakan perhatian dan kepedulian masyarakat, relawan, tenaga kesehatan, para donatur, hingga pihak sekolah sejak awal turut membantu penanganan anaknya.

“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada semua pihak yang telah membantu anak kami. Mulai dari masyarakat, para donatur, relawan, tenaga kesehatan, hingga semua yang ikut membantu proses pengobatan dan operasi anak kami sampai berjalan lancar,” ujar Kadri, Senin (29/6/2026).

Menurutnya, dukungan tersebut sangat berarti mengingat kondisi ekonomi keluarganya yang terbatas.

“Alhamdulillah banyak orang baik yang peduli. Kami hanya bisa mendoakan semoga semua yang telah membantu diberikan kesehatan, rezeki yang berlimpah, dan dibalas kebaikannya oleh Allah SWT,” kata Kadri.

Meski telah diperbolehkan pulang dari rumah sakit, Mustakim masih membutuhkan perawatan.

Saat ini ia sudah bisa berjalan, namun sesekali masih mengalami pendarahan ringan pada bekas operasi di bagian lipatan lutut.